Kandang Ternak Berdampingan Dengan Rumah Sudah Seharusnya Menjadi Perhatian
Menjadi suatu kebiasaan bagi masyarakat desa untuk memelihara hewan ternak mulai dari ayam, entok, bebek, kambing, hingga sapi. Ada masyarakat yang sekedar untuk berseng-senang, menyalurkan hobi, dan menghilangkan stress, namun juga tidak menutup kemungkinan bisa menambah uang belanja dirumah.
Suara ayam di pagi hari benar-benar bisa menyegarkan hari, coba bayangkan jika anda tinggal di lingkungan yang sepi sekali atau rumah anda di pinggir jalan besar, suara mesin motor terus beseliweran tanpa henti bukankah itu juga bisa menyebabkan stress pada diri anda? maka disinilah seharusnya suara alam bekerja.
Memelihara hewan ternak dirumah memang dianjurkan tapi, bagaimana jadinya jika anda memelihara hewan ternak dalam jumlah yang banyak atau hewan tersebut kambing atau sapi? Ditambah tempat tinggal di desa biasanya berdekatan tanpa dibatasi pagar antar rumah. Pastilah akan menimbulkan berbagai masalah sosial maupun masalah lingkungan nantinya. Kandang ternak masyarakat biasanya berdiri disekitar rumah mereka entah di depan rumah, belakang, samping, bahkan ada dekat kamar tetangga juga ada.
Limbah kotoran hewan yang tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan bau tidak sedap. Seperti kotoran sapi misalnya jika sudah kering bisa menjadi debu dan akan mengganggu pernafasan. Selain itu, kotoran-kotoran itu juga bisa mengundang lalat, nyamuk, dan penyakit lainnya. Kandang yang sangat berdekatan dengan rumah sudah salah apalagi jika tidak dibersihkan setiap hari atau kotorannya hanya ditumpuk dipojok kandang.
Banyak alasan kenapa masyarakat memilih menndirikan kandang ternaknya dekat rumah seperti, hanya itu lahan satu-satunya yang menjadi pilihan untuk mencari tambahan uang, supaya dekat ketika merawat hewan-hewannya, supaya tidak dicuri, dan masih banyak lagi alasan lainnya.
Menjaga lingkungan agar nyaman ditinggali dan enak dipandang (estetik) tidak hanya dengan membuang sampah dan menanam tanaman, memperhatikan kandang ternak juga harus menjadi perhatian. Mengingat banyak sekali penyakit yang berasal dari hewan-hewan yang kurang dirawat pendirian kandang ternak juga harus mendapat perhatian khusus.
“Lalu bagaimana agar masyarakat tetap bisa berternak khususnya sapi dan kambing tapi lingkungan keluarga mereka tetap nyaman?”.
Yaitu dengan membuat kadang jauh dari pemukiman. Pembuatan kandang kelompok bisa menjadi salah satu solusinya, dimana seluruh pemilik hewan ternak mendirikan kandang mereka disatu tempat yang sama dengan begitu mereka bias saling mudah mengontrol hewan ternak mereka. Keberanian kepala desa disini diperlukan untuk mengajak seluruh peternak disiplin, kalau bukan sekarang kapan lagi?. Aparatur desa seharusnya dapat menjadi fasilitator yang baik untuk semua warga dalam memberikan penyuluhan, bersama petugas kesehatan mengenai pentingnya menjaga kondisi rumah yang sehat, kebersihan lingkungan dengan jauh dari kandang ternak. Penyuluhan tersebut tentang pentingnya kondisi rumah yang bersih dan sehat serta bahaya kesehatan yang diakibatkan keberadaan kandang ternak didekat rumah.
Kondisi desa saat ini yang kian padat dan jumlah kandang ternak didalam kampung yang terus bertambah dikhawatirkan menimbulkan berbagai masalah. Mungkin untuk saat ini belum terlihat, tapi bagaimana dengan tetangga anda yang terkena imbasnya seperti bau menyengat atau banyaknya lalat di rumah mereka? Apa anda yakin mereka baik-baik saja?
Oleh : Lulu Afifah
Iklan ada di sini


Komentar